8 Februari, Debut Eric Cantona Di Daratan Inggris

eric-cantona-460_1250254cCantona merambah sepakbola Inggris untuk kali pertama dengan membela Leeds United.

Hari ini, 22 tahun yang lalu, sejarah sepakbola Inggris mencatat debut seorang Eric Cantona untuk Leeds United di pertandingan melawan Oldham Athletic, yang mana pada akhirnya mereka kalah 2-0.

Dengan menggantikan Steve Hodge sebagai pemain pengganti di babak kedua di Boundary Park, Cantona pun mulai memperkenalkan dirinya di pentas sepakbola tertinggi di Britania Raya.

Sejatinya sebelum itu, Cantona sempat menyatakan pensiun dari sepakbola karena mendapatkan hukuman larangan bermain setelah ia melempar bola ke arah wasit ketika membela Nimes pada Desember 1991.

Akan tetapi, hukumannya kemudian ditambah lantaran pada saat menghadiri sidang dengar pendapat dengan Federasi Sepakbola Prancis, ia menghardik masing-masing anggota dengan kata ‘idiot’. Atas tindakannya itu, hukumannya pun digandakan menjadi dua bulan, dan Cantona lantas pensiun.

Untung saja ada pelatih tim nasional Prancis Michel Platini, yang merupakan seorang pengagum Cantona, dan lantas membujuknya untuk kembali. Dengan mempertimbangkan saran dari Gerard Houllier juga, ia akhirnya pindah ke Inggris untuk membangun karirnya lagi, “Dia [Houllier] menyarankan agar saya tidak gabung Marseille dan merekomendasikan saya untuk pergi ke Inggris,” demikian Cantona.

Setelah tiba di Inggris, klub pertama Cantona adalah Sheffield Wednesday, dan manajer mereka Trevor Francis bersiap untuk melakukan transfer. Berhubung Wednesday tidak sanggup untuk membayarkan £1 juta guna mendatangkan Cantona, maka transfer itu tidak terlaksana.

Setelah kegagalan itu, tiba-tiba Howard Wilkinson, manajer Leeds United kala itu – yang tengah bertarung dengan Manchester United untuk mendapatkan gelar liga 1992 – melakukan transfer pria kontroversial tersebut.

Cantona sendiri merapat ke Elland Road pada awal Februari 1992: “Manajer baru saya mengundang saya untuk menyaksikan partai antara Leeds United dan Notts County,” ujar Cantona.

“Perbincangan kami berlangsung kurang lebih satu jam. Pada waktu itu belum ada kontrak yang disepakati, namun kami tahu dengan baik bahwa petulangan bersama akan segera membawa kita bersama-sama. Pengujian saya sendiri akan terjadi di lapangan. Mungkin di laga berikutnya melawan Oldham, jika saya merasa bahwa saya sudah siap.”

Adapun, partai melawan Notts Coutny yang disaksikan oleh Cantona dan Wilkinson berakhir dengan kemenangan 3-0, yang mana membuat Leeds berada di puncak klasemen, namun mereka langsung turun ke urutan kedua sepekan setelahnya pada 8 Februari karena kalah 2-0 dari Oldham.

Saat kekalahan tersebut terjadi, Cantona mencatatkan debutnya sebagai pemain pengganti, dan ia pun pada akhir musim yang sama sukses membantu The Whites menjadi juara, sebelum kemudian hengkang ke Manchester United di pertengahan musim 1992/93.


Share This Post

Recent Articles

© 2014 IndonesiaFansBola.com. All rights reserved. Site Admin · Entries RSS · Comments RSS
Powered by WordPress · Designed by Theme Junkie